Iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Sebanyak 400 ribu Guru Batal Ikut PPG, Mendikdasmen: Setelah efisiensi Anggaran

LiputaNews
14 Feb 2025, 09:21 WIB Last Updated 2025-02-15T02:17:02Z

Jakarta (LiputaNews) --- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan terkait hasil perumusan anggaran terbaru saat rapat bersama anggota Komisi X DPR RI, yang bertempat di Gedung Kura-kura, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu 12 Februari 2025.


Kementerian yang dipimpinnya dikenakan pengurangan anggaran dengan nilai Rp 7,27 triliun. Sehingga pagu yang tersisa setelah pengurangan menjadi Rp 26,27 triliun.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden tentang prinsip-prinsip efisiensi tersebut maka kami melakukan penyesuaian lebih lanjut,” tutur Mendikdasmen saat rapat.


Akibat kebijakan tersebut, berdampak pada guru. Pasalnya sebanyak 400 ribu pendidik gagal mengikuti sertifikasi dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG).


Akibat dari pengurangan anggaran yang dilakukan, hal ini berimbas pada memangkas quota sasaran peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari yang awalnya rwncanakan 806 ribu orang guru tersisa hanya 400 ribuan saja.

“kami dalam hal ini Pemerintah belum bisa merealisasikan secara ful bagi 806 ribu orang guru, tetapi separuhnya tetap dapat di tahun Anggaran 2025. Jadi yang sudah disepakati sekitar 400 ribu lebih untuk PPG tahun 2025,” papar Mu’ti.


Walaupun demikian, ia menegaskan pihaknya terus berupayaa untuk memastikan program tersebut tetap berjalan secara maksimal sesuai arahan Presiden Prabowo.


Kebijakan pengurangan pagu anggaran tersebut merupakan imbas dari hasil Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025. Abdul Mu’ti menyampaikan sisa pagu anggaran setelah dilakukan efisiensi tersisa Rp 26,27 triliun yang semula Rp 33,5 triliun.


Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait upaya mengembalikan yang telah di sampaikan terkait pengurangan quota sebanyak 400 ribu guru tersebut.


Kebijakan efisiensi ini Tidak hanya terjadi pada sektor pendidikan saja, melaikan di berbagai kementerian lainnya juga mendapatkan pengurangan pagu anggaran.


Jadi untuk guru yang belum masuk pada quota PPG tahun ini, tetap semangat mengajar, semoga di tahun berikutnya bisa terpanggil untuk mengikuti program tersebut.


Iklan

iklan